Doa Al-Farabi
Esai / filsafat

Doa Al-Farabi

Oleh Ibrahim Kalin Bagaimana seorang filsuf berdoa pada Tuhan? Pada tingkat tertentu, ia tidaklah beda dari doa lain. Pada hakikatnya, terlepas dari segala profesi, kemampuan dan keahlian kita, kita semua mengusahakan kedekatan spiritual dengan Tuhan. Tapi di tingkatan yang lain, tiap doa juga mengungkap sesuatu tentang diri kita. Berdoa adalah urusan serius. Ia mensyaratkan kehadiran … Baca lebih lanjut

Heidegger, Mulla Sadra dan Jalan Pulang
Esai / filsafat

Heidegger, Mulla Sadra dan Jalan Pulang

Martin Heidegger, filsuf besar Jerman abad ke-20, punya pandangan yang cenderung gelap tentang peradaban modern. Dia melihat modernitas sebagai suatu penyimpangan, dan mengkritiknya sebagai terlalu materialistis, pragmatis, dan serba-profit. Dalam “Surat mengenai Humanisme”-nya yang terkenal, dia membincang keterasingan sebagai suatu malapetaka yang dihasilkan oleh mesin-mesin modern. Teknologi, tulisnya, telah membuat manusia menciptakan benda-benda dan membangun … Baca lebih lanjut

Al-Farabi dan Konsep Peradaban yang Hilang
Esai / filsafat

Al-Farabi dan Konsep Peradaban yang Hilang

Oleh Ibrahim Kalin Abu Nashr Muhammad ibn Muhammad al-Farabi (872-950), salah satu filsuf politik terbesar sepanjang masa, tidak pernah kehilangan relevansinya dalam hal metafisika, epistemologi, dan pemikiran politik. “Kota Berkeutamaan” (Al-Madinah al-Fadilah)-nya mewakili kulminasi gagasan Yunani dan Islam tentang tatanan etis dan politis. Kaitan yang dia bangun antara kehidupan kota, peradaban dan metafisika sangatlah relevan … Baca lebih lanjut

Ibn Khaldun Ada Pesan buat Kita
Esai / filsafat

Ibn Khaldun Ada Pesan buat Kita

Abd ar-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun (1332-1406), salah satu pemikir terbesar dalam tradisi intektual Islam dan dikenal terutama karena magnum opus-nya, Muqaddimah, menulis tentang sejarah, budaya, masyarakat, peradaban dan kekuasaan politik mengungguli pemikir Muslim manapun. Pengamatannya yang sangat mendalam tentang masyarakat Afrika Utara, yang dia berasal dari situ, menuntunnya untuk membangun konsep menggugah tentang sejarah … Baca lebih lanjut

‘Hayy ibn Yaqdhan’ dan Pencerahan Eropa
Esai / filsafat

‘Hayy ibn Yaqdhan’ dan Pencerahan Eropa

Ibn Tufayl (1116-1185), salah satu orang tersohor di Andalusia Islam, sangat dikenal karena kisah filosofisnya, “Hayy ibn Yaqdhan,” yang secara harfiah berarti “si hidup, putra kesadaran.” Menjadi salah satu buku dari tradisi intelektual Islam yang tersebar secara sangat luas, karya Ibn Tufayl itu diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin pada 1617 oleh Edward Pococke, putra Dr. … Baca lebih lanjut

Al-Ghazali dan Wittgenstein mengenai Batas-batas Filsafat
Esai / filsafat

Al-Ghazali dan Wittgenstein mengenai Batas-batas Filsafat

oleh: Ibrahim Kalin Ludwig Wittgenstein, salah satu filsuf paling berpengaruh di abad ke-20, menjalani dua kehidupan. Pertama adalah ketika dia menulis Tractatus Logico-Philosophicus di mana dia membawa Positivisme Logis ke puncaknya dan mereduksi semua makna pada proposisi-proposisi logis. Ini adalah masa hidup kepastian, keeksakan dan presisi yang absolut. “Tractatus” tidak menyisakan apapun di belakangnya. Dalam … Baca lebih lanjut

Membaca Ibn Sina di Bulan Ramadan
Esai / filsafat

Membaca Ibn Sina di Bulan Ramadan

Ibn Sina (980-1037), salah satu filsuf terbesar sepanjang masa, bukanlah nama pertama yang hadir di dalam benak untuk dijadikan bacaan spiritual. Setelah Alquran dan hadis, kebanyakan kaum Muslim berpaling pada buku-buku keagamaan popular mengenai etika dan kehidupan akhirat atau membaca kehidupan Nabi Muhammad dan sejarah awal Islam. Bagi kebanyakan orang, Ibn Sina tampak terlalu abstrak, … Baca lebih lanjut