Kisah

Saat Wajah Mark Zuckenberg Pucat Pasi

 

A post shared by BuzzFeed News (@buzzfeednews) on

Mark ditanya Senator Dick Durbin. Pertanyaan itu pelak sekali hingga membuat wajah Mark pucat pasi. Pertanyaan itu hanya membuktikan satu hal: FB telah melakukan kesalahan fatal.

“Tuan Zuckenberg,” kata Senator Durbin, memulai pertanyaan,”apa Anda bersedia bilang di hotel mana Anda menginap semalam?”

“Eemm…” Mark Zukenberg terbata sebentar sembari tersenyum kecil karena tidak mengerti. “Tidak,” lanjut Mark, disambut tawa orang-orang di ruangan itu.

“Jika Anda mengirim SMS seseorang dalam sepekan ini, apakah Anda mau bilang siapa saja orang-orang yang telah Anda kirim SMS?” Senator Durbin melanjutkan pertanyaannya.

“Tidak, Senator. Saya tidak akan bilang secara publik di sini,” Marka menjawab tegas.

“Saya pikir, inilah inti persoalannya.” Kata Senator Durbin kemudian.

Dan dari sinilah wajah Mark mulai pucat. Dia mulai mengerti apa maksud Senator Durbin dengan pertanyaan-pertanyaan tadi. Untuk menenangkan dirinya, Mark mengambil segelas air mineral di depannya lalu menyesapnya sedikit. Barangkali, kesadarannya tentang seriusnya pertanyaan-pertanyaan tadi telah membuat tenggorakannya kering seketika.

Saat Mark Zuckenberg bilang tidak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi, dia sebetulnya ingin bilang bahwa hal-hal tadi bersifat privat. Ada hal-hal privat yang Mark tidak ingin orang lain ketahui.

Dengan demikian, apa yang telah diperbuat oleh FB terkait data-data privat penggunanya adalah suatu skandal. FB telah mengumpulkan data para penggunanya, menganalisisnya, lalu menjualnya kepada pengiklan. Inilah alasan utama kenapa wajah Mark menjadi mendadak pasi begitu.

Dan Markpun sebetulnya mengakui bahwa setiap orang punya hak atas privasinya. Itulah kenapa, di Gedung Kongres Amerika tadi Mark mengakui kesalahannya. Mark berjanji akan menebus kesalahannya.

Salah satu kesalahan yang telah dibuat FB adalah sikap acuhnya terhadap berita palsu alias hoaks dan ujaran kebencian alias hatespeech. Untuk menebusnya, Mark berjanji akan mempekerjakan 20.000 orang demi memberantas hoaks dan ujaran kebencian.

Salah satu lembaga di Indonesia yang diajak kerja sama oleh FB adalah Tirto.id. Di FB sendiri sudah adalah penjelasan bagaimana caranya mengidentifikasi hoaks, dan di situ dikatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Kemkominfo dan Bawaslu. Yang lain tentu masih banyak lagi, namun saya belum tahu satu per satu.

Bukankah 20.000 orang itu mahal? Apa tidak sebaiknya menggunakan mesin dengan kecerdasan buatan saja? Kan tidak perlu membayar orang sebanyak itu.

Apa mau dikata, FB belum punya mesin seperti itu. Demi menebus kesalahannya, kehilangan dana lebih besar tidak jadi soal, sebab ini adalah pertaruhan. Ya, integritas Mark dan keterpercayaan publik kepada FB sedang dipertaruhkan.[]

Iklan

10 thoughts on “Saat Wajah Mark Zuckenberg Pucat Pasi

  1. Ada juga peran Cambridge Analytica di balik pencurian data privat itu ya. Seberapa jauh Kongres juga menyoroti peran jahat CA ini mungkin akan menarik,

    Suka

  2. Tantangan baru bagi Mark menunjukkan kredibilitasnya, bisa membuat fb dipunjak kejayaan medsos, harusnya dia juga bisa mencari jalan keluar dr imbas yg seperti ini ya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s