Ulasan Buku

Kolom Demi Kolom

Sayangnya saya tidak pernah ketemu muka dengan Mahbub Djunaedi. Tapi,  saya berani bertaruh kalau orangnya pasti suka bercerita yang lucu-lucu, periang, dan berwajah optimistis. Dalam bayangan saya, dia akan berbicara dengan suara serak dan kencang gaya orang Betawi, serta intonasi yang khas dan sulit diikuti. Pembaca boleh katakan saya sok tahu atau apalah. Tapi, coba … Baca lebih lanjut

Kisah

ANTARA LISTRIK DAN LA FURIA ROJA [II]

Lampu di kamar kost saya terangnya minta ampun, tapi tidak bikin mata sakit, enak buat baca buku pengantar tidur. Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba ia mati tak mau menyala lagi tanpa menunjukkan tanda-tanda sekarat terlebih dahulu. Sampai saat ini belum sempat saya belikan lampu baru. Sehingga, saya pun melewati malam-malam kayak di gua, tak bias … Baca lebih lanjut

Kisah

ANTARA LISTRIK DAN LA FURIA ROJA

Meski Spanyol kalah, Kami tetap harus bayar listrik! Sebuah perhelatan semacam Muktamar mestinya menjadi ramai dan gegap-gempita. Tapi Muktamar tadi malam hanya dihadiri tidak lebih dari 60% anggota. Sisanya seakan tidak peduli mau diadakan seperti apa dan siapa Kepala Suku selanjutnya. Sedemokratis apa pun prosedurnya, atau seprosedur apa pun demokrasinya, tetap saja itu hanya pergantian … Baca lebih lanjut

korespondensi

SURAT SEORANG SAHABAT [II]

Kepada Yth. Saudara Muhammad Hilal Di tempat Assalamu‘alaikum Wr. Wb. Salam damai, saudaraku. Baru-baru ini saya dengar kau sudah melakukan ujian skripsimu. Kalau tidak salah, ujian skripsi disebut munaqasyah di kumpusmu, bukan? Kabar ini aku dengar agak terlambat rupanya, sehingga ucapan selamat saya harus sampai di belakang hari setelahnya. Wah, saya bisa bayangkan betapa senangnya … Baca lebih lanjut