1.

Maka, terangkanlah kepadaku tentang api yang kau nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).
engkaukah yang menjadikan kayu itu ataukah kami yang menjadikannya?
kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.
maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Agung.
– Al-Qur’an | Al-Wâqi‘ah 56: 71-74

2.
Renungkanlah api, bagaimana ia diciptakan Allah!

Jika api diciptakan berlebihan dan terbakar di banyak tempat, ia akan membahayakan. Karena itu, Tuhan menciptakannya dalam porsi terbatas, agar ia bisa kita gunakan setiap kali dibutuhkan saja.

Dengan demikian, api memberi banyak manfaat buat kita. Andaikan tak ada api, bagaimana kita menjadikan makanan dan minuman kita matang? Perut kita pun susah mencerna makanan atau minuman yang belum matang.

3.
Allah telah menciptakan emas, perak, tembaga, besi, timah, dan lain-lain. Seandainya tidak ada api, benda-benda itu tidak akan berguna. Hanya dengan api, benda-benda itu bisa dibentuk menjadi hal-hal yang bermanfaat untuk kita.

Kita bisa mendapatkan wadah-wadah yang sangat bermanfaat. Kita bisa mendapatkan baju besi dan teknologi perang. Bertani dan bercocok tanam menjadi lebih mudah dengan alat-alat dari besi. Emas dan perak bisa berguna menjadi perhiasan yang indah.Dan masih banyak lagi, yang andai tidak ada api benda-benda tadi hanya jadi debu tak berguna.

. . . dan kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, . . .
– Al-Qur’an | Al-Hadîd 57: 25

Dan Telah kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; maka hendaklah kamu bersyukur.
– Al-Qur’an | Al-Anbiyâ’ 21:80

4.
Tatkala malam berselimut gelap, api juga sangat bermanfaat untuk kita. Kita bisa menggunakannya sebagai penerang dalam perjalanan atau suatu perayaan. Dengan terang yang dihasilkan api, kita bisa melihat mara bahaya yang menghampiri kita. Dengannya pula kita bisa melanjutkan pekerjaan kita, baik di darat maupun di laut.

[di dunia modern ini, sekarang kita tidak lagi menggunakan api sebagai penerang, melainkan menggunakan lampu. Namun, pada dasarnya lampu tidak bisa lepas dari api, karena energi listrik tidak bisa lepas dari energi panas –penj.]

Dengan panas yang dihasilkan api, kita bisa gunakan api untuk berlindung dari dinginnya angin malam. Daya hancurnya yang dahsyat juga bisa kita gunakan dalam peperangan, ketika hendak menghacurkan benteng musuh.

Renungkanlah, betapa agung segala nikmat yang dianugerahkan Allah kepada kita ini!

3 tanggapan untuk “Hikmah Penciptaan Api

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s