Menjadi Ortu yang Hadir

Saya sedang menikmati hari-hari saya sebagai orang tua. Setelah anak kedua kedua saya lahir, waktu untuk menemani MM, si anak pertama, saya tambah. Jadi, masa-masa menemaninya selama sepekan jadi lebih lama. Ini bukan sekadar karena istri saya butuh tambahan tenaga untuk merawat anak, melainkan lebih dari itu karena anak pertama kami belum lancar bicara. Si … Lanjutkan membaca Menjadi Ortu yang Hadir

hua_mulan

Mulan

Iklan besar-besaran dan megah untuk mempromosikan film ini hanya akan mengantarkan kita pada film yang mengecewakan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, saya akan mengulas film yang menurut saya tidak bagus. Dulu Iklannya sering nongol di Youtube, di sela-sela saya menikmati video para komika. Film ini disajikan dengan sangat bagus dalam trailer-nya, seperti menjanjikan kepuasan menonton … Lanjutkan membaca Mulan

Mukjizat

Pembuka artikelnya Isra Yazicioglu, “Redefining the Miraculous: al-Ghazālī, Ibn Rushd, and Said Nursi on Qur’anic Miracle Stories”, yang terbit di Journal of Qur’anic Studies tahun 2011 lalu, mendedahkan latar belakang yang menarik. Dalam pandangannya, Al-Qur’an mengisahkan cerita tentang mukjizat dalam sikap yang mendua. Di satu sisi, Al-Qur’an bercerita bahwa mukjizat adalah anugerah Tuhan untuk para … Lanjutkan membaca Mukjizat

Perihal Shilah Al-Mawshūl

Di sore yang cerah kemarin, saya diajak diskusi oleh Khoiruddin. Dia menyodorkan sebuah redaksi (istilah orang pesantren: 'ibārah) dalam kitab Kifāyah al-'Awāmm, karya Syaikh Muhammad al-Fudlālī Begini bunyi redaksinya. ومعنى وجوب الوجود له تعالى على الأول أن الصفة النفسية التي هي حال ثابتة له تعالى Persoalan yang mengganjal pikiran Khoiruddin terletak dalam penggalan (التي هي … Lanjutkan membaca Perihal Shilah Al-Mawshūl

Kaizen: Sebuah Falsafah Manajemen

Di dokumen SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) IAI Al-Qolam Malang yang disusun pada zaman kepengurusan Pak Hasyim di LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) kampus, kata “Kaizen” berkali-kali disebutkan. Saya jadi penasaran, apa maksud kata itu dan apa hubungannya dengan siklus PPEPP yang jadi mantra dalam jagad penjaminan mutu perguruan tinggi. Untuk menjawab rasa penasaran itu, saya … Lanjutkan membaca Kaizen: Sebuah Falsafah Manajemen

Menurunkan Standar

Dulu kami suka berbicara tentang sastra. Kami sering sama-sama jengkel betapa karya sastra anak-anak muda di lingkungan kami sangat rendah mutunya. Teman saya itu mengamati bahwa karya sastra anak-anak muda di lingkungan kami sangat terpengaruh oleh karya-karya Habiburrahman El Syirazi, yakni model sastra cinta yang memuat pesan-pesan moral Islam secara mencolok, namun dengan mutu sangat … Lanjutkan membaca Menurunkan Standar

Totally Rad

Permainan Video Nintendo

Semasa masih Madrasah Ibtidaiyah (MI) dulu, hari-hari saya pernah diisi dengan permainan video (video game). Versi permainan video yang saya mainkan saat itu adalah NES (Nintendo Entertainment System). Permainan ini adalah PlayStation versi kuno, dengan gambar yang belum 3D.  Tidak, bukan saya yang punya permainan video itu. Kakak sepupu sayalah yang memilikinya. Rumahnya hanya sepelemparan … Lanjutkan membaca Permainan Video Nintendo

Rice Cooker Belum Nyala

Itulah perumpamaan yang diberikan oleh Pak Fahruddin Faiz terhadap pengalamannya selama kuliah S1 dulu. Perumpamaan ini disampaikannya saat dia mengobrol bersama Puthut EA dalam acara podcast-nya di Youtube.  Pak Fahruddin Faiz merasa seperti sebuah rice cooker yang sudah diisi beras dan air, tapi tombol pemanasnya belum dinyalakan.  Artinya, dia kuliah di jurusan Akidah & Filsafat … Lanjutkan membaca Rice Cooker Belum Nyala

Maarikeen: Kumpulan Puisi Gambia

Akhirnya, kumpulan puisi oleh Kebba S. Bojang ini berhasil terbit. Judulnya Marikeen. Diterbitkan oleh penerbit Maknawi. Saya mendapat kehormatan sebagai penerjemah Bahasa Indonesianya. Terjemahannya terbit dalam dwi bahasa. Tuan Kebba menulis puisi-puisinya dalam bahasa Inggris, sebagian kecil dalam bahasa Mandinka. Dan bahasa Mandinka ini menarik. Secara resmi, negara Gambia menjadikan bahasa Mandinka sebagai bahasa resminya. … Lanjutkan membaca Maarikeen: Kumpulan Puisi Gambia

confessions

Confessions (告白)

[Judul: Confessions (告白) | Rilis: 2010 | Pengarah: Tetsuya Nakashima] Bagaimana film dengan cerita segelap ini bisa mendapat beberapa penghargaan? Di situlah keterbatasan saya. Saya hanya tertarik--dan sanggup--mengulas aspek ceritanya semata, sembari sedikit-sedikit mengkorelasikannya dengan sedikit referensi yang saya punya. Belakangan saya tahu, berkat membaca beberapa tulisan para sineas, bahwa ada banyak aspek yang bisa … Lanjutkan membaca Confessions (告白)